Selama seminggu 17 – 23 pebruari 2010 pameran buku Bandung yang berlangsung di Gedung landmark Braga, buku-buku berbagai penerbitan cukup semarak, setiap hari para pengunjung pun berjubel, terlebih di pameran itu diselingi acara talk show, bedah buku dan pentas hiburan. Pameran buku Bandung itu diprakarsai Ikapi Jabar, yang sudah hampir setiap tahun sudah menjadi agenda khusus tempatnya di gedung landmark. rata-rata setiap stand kepada masyarakat( pembeli) diberikan diskon antara 10% -30%, tentu saja banyak masyarakat pun pada membeli. Tidak hanya buku-buku agama yang laku, tapi novel pop dan buku-buku sunda pada diserbu.”Ya. ajang pesta buku merupakan panen bagi para penerbit dan penulis buku, ya wajar setahun sekali karena kalau sehari-hari buku-buku yang di pajang di toko buku kurang begitu laku.”ujar seorang penulis buku. Namun pesta buku yang setiap tahun berlangsung di landmark itu terasa monoton, karena tempatnya cukup sempit dan halaman parkir sangat terbatas. Sehingga ada sebagian pengunjung menyarankan gimana ditahun mendatang lokasi pesta buku di coba di tempat lain. Karena para pengunjung pada saatnya berkeliling stand jangan sampai saling terjadi pergesekan plus membacanya pun lebih rilek. Hal itu sebaiknya merupakan pemikiran bagi pihak panitia, dan sya secara pribadi berpendapat pameran buku/ pesta buku tahun ini terbilang sukses, yang diharapkan kedepan lebih sukses lagi. Semoga.( Ida. RK)